Aroma Kehidupan
Perjalana dimulai pada hari minggu, ketika saya bersama keluarga ber tea walk bersama di daerah Ciater
awalnya saya sungguh tidak tertarik untuk pergi namun dengan berat hati akhirnya saya penuhi untuk ikut pergi. saya berangkat pukul 5 pagi dengan mata yang masih ngantuk berat karena memang sungguh belum terbiasa bangun sepagi itu.
perjalan memakan waktu kira kira 2 jam lamanya. sebagian waktu saya gunakan untuk tidur, yang memang masih terasa berat untuk-ku menatap dunia di pagi itu. Tiba disana sekitar pukul 9 pagi cuaca agak mendung diikuti dengan gerimis kecil. langsung saja setelah sebentar melakukan pemasan untuk menghangatkan tubuh dan melemaskan otot2x saya mulai tea walk.
Setelah Berkeliling-keliling sungguh saya rasakan aroma yang berbeda seperti kota jakarta suasananya sejuk, dingin, dan asri tercium aroma kehidupan dari pohon-pohon teh yang sudah lama tidak pernah saya rasakan. yah Lumayan untuk refresing dari kesibukan yang sehari-hari dilakukan.
Kira-kira akan kah Jakarta Nanti seperti itu?
